
SUKABUMI, KOMPAS.com – Hampir 4 tahun belajar di bilik bambu, Raka, siswa kelas 6 Sekolah Darurat SDN Suradita Sukabumi, berharap Presiden Prabowo Subianto membangun sekolah yang nyaman untuknya dan teman-temannya. Raka tersipu malu saat ditanya Kompas.com mengenai kondisi yang ia rasakan selama belajar di sekolah darurat tersebut. Selama hampir 4 tahun, siswa berusia 10 tahun itu terbiasa belajar dalam kondisi panas. Saat hujan turun, air juga kerap menciprat ke dalam ruang kelas. Tak hanya itu, suara dari kelas lain juga saling bersahutan karena dinding tripleks dan anyaman bambu tidak mampu meredam suara. “Engak nyaman, panas sama bising juga. Kalo hujan suka dingin dan airnya nyiprat,” kata Raka saat ditemui Kompas.com di Sekolah Darurat SD Negeri Suradita, Rabu (29/7/2026) pagi. Baca juga: Melihat Sekolah Darurat SDN Suradita Sukabumi, 4 Tahun Belajar Dalam Bilik Bambu Bagaimana Konferensi Ilmiah Abal-abal Menjadi Ladang Bisnis? Artikel Kompas.id Raka hanya ingin memiliki ruang kelas yang nyaman dan layak untuk belajar. Harapan tersebut juga ia sampaikan kepada Presiden Prabowo.
“Pak Presiden tolong buatkan Raka dan teman-teman sekolah yang bagus yang nyaman, sama enggak bising,” ungkap Raka.

Suasana belajar mengajar di Sekolah Darurat SDN Suradita Sukabumi, Jawa Barat. Rabu (29/7/2026)(KOMPAS.com RIKI ACHMAD SAEPULLOH )
Baca juga: Viral Siswa Makan MBG di Depan Kelas Roboh, Pemerintah Janji Perbaiki Dalam 3-4 Bulan Sekolah Darurat Sejak 2022 Sekolah Darurat SDN Suradita Sukabumi telah digunakan sejak 2022. Sekolah tersebut dibangun di atas lahan PTPN dan saat itu hanya diizinkan menggunakan bangunan semi permanen. Sebanyak 50 siswa hingga kini masih belajar di sekolah darurat tersebut. Baca juga: Momen Haru saat Pemberian Makanan Bergizi Gratis oleh Polres Malang, Siswi MTs Sisakan Separuh untuk Adiknya di Rumah Mereka terpaksa pindah karena gedung sekolah lama terdampak bencana pergerakan tanah. Meski harus belajar dalam keterbatasan, para siswa tetap bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang